







Sejarah Negeri Tanah Rata
a.Asal Usul Negeri Tanah Rata
Orang pertama yang mendiami dataran rendah antara pegunungan Ulu Pitu dan Papan Berg setelah pelarian besar-besaran orang asli Banda dari negeri LATAR, saat pembantaian oleh Kompeni Belanda pada tahun 1961 adalah LA BIDA yang ditugaskan Belanda untuk menjaga tapal batas PERK KASTEN dan PERK MANGKU BATU, kemudian datanglah LA DOA, LA SUMBU, LA NUDU, LA ANGKE, LA WOLE dan LA PARI untuk membangun sebuah pemukiman yang mereka namakan TANAH RATA.
Setelah kemerdekaan Indonesia, di Banda Naira dibentuklah Desa-desa dan TANAH RATA menjadi bagian dari desa Kampung Baru dengan status SOA. Kepala SOA pertama adalah LA MUNA LA SAMU, SOA kedua LA BOW LA SAMU. Pada masa pemerintahan SOA ketiga LA MUHAMMAD LA DIANI terjadi perubahan gelar dari SOA menjadi RT 06. Pada tahun 1987 ABU LA PARI terjadi pemindahan masyarakat PERK KASTEN, PARIGI DUA dan BATU TIGA ke TANAH RATA pada tahun 1987. Kemudian setelah letusan Gunung API Banda pada tanggal 09 Mei 1988 masyarakat GUNUNG API UTARA pun di pindahkan ke TANAH RATA.








